Monday, April 22, 2013

Tips Agar Daging Bebek Tidak Amis




Hingga sepuluh tahun yang lalu belum banyak tempat makan yang menyajikan menu bebek. Cara mengolah daging bebek memang tidak mudah dan tidak semua orang mengetahuinya. Bulu bebek lebih sulit dibersihkan ketimbang ayam, lapisan lemak di bagian kulitnya juga sangat tebal, dan jika salah mengolah maka daging bebek akan keras dan berbau anyir atau amis.

Saat ini, olahan bebek bisa ditemui di mana-mana dan menjadi tren di dunia kuliner. Dagingnya yang tebal dan semi red meat menghadirkan rasa gurih dan juicy yang berbeda dari unggas lainnya. Namun seringkali olahan bebek masih berbau amis walaupun rasanya cukup lezat. Tentu ini mengganggu selera makan Anda.

Penyebab utama bau amis ini adalah lemak bebek yang memang tebal. Ketika lemak ini mengalami oksidasi karena udara sekitar atau karena suhu tinggi, baunya menjadi tengik. Oleh karena itu Anda harus menghilangkan sumber baunya dan juga memberikan berbagai rempah untuk mengalahkan aroma yang tidak sedap.

Lemak unggas paling menumpuk di bagian ekornya (brutu), begitu pula pada bebek. Potong ekornya dan jangan sertakan dalam proses memasak bebek. Kemudian lumuri seluruh permukaan kulit bebek dengan cuka atau air jeruk nipis, biarkan sejenak. Selanjutnya, rebus bebek dengan campuran rempah yaitu sereh, jahe, bawang putih dan daun jeruk dalam jumlah yang memadai. Setelah tahap ini, Anda bisa membumbui daging bebek sesuai resep yang diinginkan.

Tips Mengukus Brokoli Dengan Microwave




Jika Anda memiliki microwave, maka segala proses memasak dan menghangatkan makanan dapat berjalan lebih cepat. Tak perlu lagi repot atau menunggu waktu lama jika Anda ingin merebus sayur, terutama brokoli. Dengan bantuan microwave, brokoli dapat dikukus dengan cepat. Simak tipsnya agar hasil brokoli kukus tetap segar dan tak lembek.

1. Cuci brokoli kemudian potongan dalam ukuran yang lebih kecil dan dalam ukuran seragam.

2. Aturlah di atas mangkuk khusus microwave dan tambahkan sedikit air (tidak lebih dari 2 sendok makan air untuk 2 sampai 3 bonggol kecil brokoli segar). Tutup mangkuk.

3. Masak dalam microwave selama 2 hingga 2,5 menit kemudian periksa! Jika brokoli masih keras, tutup mangkuk dan kukus lagi dalam microwave hingga mencapai tingkat kematangan yang Anda inginkan.

4. Setelah matang, keluarkan mangkuk, saring air yang tersisa dan brokoli kukus siap disajikan atau diolah menjadi menu lain.

Tips Tambahan: Pastikan untuk menggunakan sedikit air agar hasil brokoli kukus tidak lembek dan mengurangi risiko terlalu matang yang dapat menghilangkan nutrisi alami brokoli.

Tips Memarut Keju Mozzarella




Keju mozzarella adalah salah satu jenis keju yang banyak digunakan untuk masakan maupun kue. Keistimewaan keju ini dibandingkan jenis keju lain adalah kemampuannya untuk meleleh saat terkena suhu panas. Karena itu mozarella adalah topping yang digemari untuk keju maupun hidangan pasta.

Seringkali keju mozzarella harus diparut terlebih dahulu sebelum diolah dalam masakan. Untuk membuat keju mozzarell menjadi bentuk yang kecil dan halus dalam bentuk parutan bukan hal yang mudah, karena tektur dari keju ini sangat lunak. Salah memarutnya hanya akan membuat keju mozzarella hancur menjadi bentuk yang berantakan.

Untuk memudahkan pekerjaan Anda, simak tips ini:

1. Bungkus keju mozzarella dengan plastik lalu masukkan ke dalam freezer selama 20 menit. Keluarkan. Hal ini dilakukan agar tekstur mozzarella lebih keras dan memudahkan proses memarut.

2. Kadang bagian keju sering menempel pada bagian parutan. Untuk menghindarinya, oles tipis bagian parutan dengan minyak zaitun atau minyak kelapa.

3. Genggam keju dengan erat, lalu tangan yang lain menahan parutan. Tekan hingga memperoleh ketebalan yang Anda inginkan. Tidak perlu terlalu keras karena keju bisa patah.

4. Setiap kali hasil parutan keluar, pastikan tidak ada keju yang tersisa pada bagian belakang dengan bantuan jari Anda. 

Selamat mencoba!

Tips Menyimpan Kentang




Dari berbagai jenis umbi dan sayur, kentang adalah salah satu bahan makanan yang manja. Walaupun umbi ini bisa disimpan dalam waktu yang lama, proses penyimpanan yang salah bisa membuat kentang menjadi terlalu manis, mengerut bahkan menumbuhkan tunas sehingga rasanya tidak enak saat dimasak.

Inilah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat kentang yang belum diolah tetap awet hingga siap disajikan dalam berbagai olahan.

1. Tidak perlu mencuci kentang sebelum disimpan. Kentang bisa dicuci sebelum Anda memasaknya.

2. Masukkan kentang di dalam kantong kertas warna gelap atau kantong plastik yang diberi lubang.

3. Letakkan kentang di tempat yang gelap dan kering.

4. Pastikan suhu tempat penyimpanan sejuk. Jangan menyimpan kentang di dalam kulkas karena akan membuat rasa kentang menjadi manis.

5. Hindari menyimpan kentang dengan bawang karena jika disimpan berdekatan, gas yang dihasilkan keduanya akan saling merusak.

6. Jangan menyimpan kentang lebih dari dua bulan.

7. Selalu periksa kentang yang Anda simpan. Terkadang ada beberapa kentang yang tumbuh atau busuk pada bagian daging, buang sebelum merusak kentang yang lain.

Tips Menyimpan Paprika




Paprika, salah satu bahan memasak yang banyak disuka karena memiliki rasa manis dan warna-warna cerah untuk menambah selera makan. Salah satu tanaman kerabat dekat cabai ini memiliki tekstur yang renyah dan segar. Tetapi tekstur itu bisa hilang dan layu bila Anda salah menyimpannya. Tak hanya itu, rasa manis paprika bisa menjadi pahit saat diolah dengan proses penyimpanan yang keliru.

Agar hal itu tidak terjadi dan memengaruhi rasa masakan yang memakai bahan paprika, ada baiknya Anda mencatat tips singkat ini untuk menghasilkan paprika yang renyah, manis dan segar walaupun telah disimpan selama beberapa hari.

1. Saat membeli paprika, pilih paprika yang masih segar dan memiliki batang. Pastikan tidak ada bagian kulit yang terkelupas.

2. Cuci paprika di bawah siraman air. Hati-hati jangan sampai ada kulit yang terkelupas selama proses ini berlangsung.

3. Keringkan paprika dengan handuk kering atau lap yang mudah menyerap cairan. 

4. Masukkan paprika yang telah kering ke dalam kantong plastik, ikat rapat.

5. Saat menyimpannya di dalam kulkas, jangan sampai paprika tertimpa oleh bahan makanan yang lebih berat untuk menghindari kerusakan.

Mudah bukan? Selamat mencoba!

Tips Membuat Tepung Panir




Berbagai gorengan yang dilapisi dengan tepung panir, selalu memberikan sensasi tersendiri yang sangat disukai oleh keluarga. Oleh karena itu, tepung ini selalu ada di lemari dapur Anda, dan jika butuh membelinya Anda bisa menemukan tepung panir di banyak tempat.

Namun, tepung panir bikinan pabrik tentunya tidak segar lagi karena sudah berhari-hari dipajang dalam toko. Belum lagi kemungkinan adanya bahan pengawet di dalam tepung tersebut. Membuat sendiri tepung panir yang sebenarnya adalah remahan roti tawar ini akan memberikan kepuasan tersendiri untuk Anda. Dicoba yuk!

Bahan:

500 gram roti/sisa roti

Bumbu: (optional)

2 sdm oregano kering

2 sdm parsley kering

1 sdt bubuk bawang putih

2 sdt garam

1/2 sdt merica

Cara Membuat:

Panaskan oven di suhu 90oC. Potong-potong roti menjadi bagian lebih kecil, kemudian panggang dalam oven selama 30 menit atau hingga terlihat kering. Keluarkan dari oven dan biarkan dingin.

Setelah dingin, masukkan potongan roti ke dalam food processor. Jika ingin membuat tepung panir berbumbu, masukkan bumbunya di tahap ini. Kemudian blender roti bersama bumbu di dalam food processor.

Tuang remahan roti yang sudah terbentuk di atas loyang yang telah dilapisi kertas roti, masukkan lagi ke dalam oven dan panggang selama kurang lebih 5 hingga 10 menit untuk membuat tepung lebih kering. Setelah dipanggang, dinginkan di atas rak sebelum dimasukkan ke dalam tempat penyimpanannya.

Cara Tepat Memanggang Tiram




Sama seperti jenis seafood lain, tiram bisa disajikan dalam bentuk hidangan panggang. Untuk menghasilkan tiram panggang yang lezat, Anda harus tahu cara mengolahnya agar menghasilkan tiram yang segar, lezat dan matang merata.

1. Beli tiram dalam keadaan cangkang utuh. Bersihkan bagian luar tiram dengan sikat gigi hingga semua tanah dan kotoran terangkat.

2. Tiram memiliki cairan alami dalam tubuhnya yang bisa digunakan untuk saus, Anda bisa mengambilnya. Belah kerang menggunakan sebilah pisau yang tajam. Lindungi tangan Anda dengan sarung tangan tebal. 

3. Masukkan ujung pisau ke dalam cangkang. Letakkan mangkuk di bawah tiram untuk menampung cairannya.

4. Setelah cairan keluar, Anda bisa memotong dua otot yang terletak di bagian atas dan bawah tiram. Gerakkan pisau di antara cangkang hingga terbuka. Tiriskan tiram dari sisa cairan di tubuhnya. 

5. Tak perlu banyak memberi bumbu agar rasa alami tiram lebih terasa setelah dipanggang. Cukup memberi olesan mentega cair yang dicampur air perasa lemon dan sedikit merica, lalu panggang tiram selama 3 hingga 4 menit.

Cara Memilih Dan Menyimpan Anggur




Salah satu buah yang banyak digemari adalah anggur. Buah dengan daging yang terasa manis dan segar ini memang cocok dijadikan camilan, makanan pencuci mulut dan diolah menjadi berbagai dessert lezat. 

Seperti buah-buahan segar yang lain, anggur bisa kehilangan kesegaran dan busuk jika Anda tidak memilih anggur terbaik saat membelinya. Proses penyimpanan juga berperan untuk menjaga kesegaran dan kelezatan anggur. Ikuti tips ini agar anggur yang Anda beli terjaga kesegarannya.

Memilih Anggur:

Saat membelinya, pilih anggur dengan daging yang gemuk, tanpa cacat pada kulit dan masih melekat sempurna pada batangnya. Anggur harus memiliki warna yang sama, jika Anda memilih anggur hijau kekuningan, pastikan semua anggur berwarna hijau kekuningan, demikian juga jika Anda memilih anggur merah. Hindari memilih anggur yang putih dan sangat hijau (belum matang) dan anggur yang memiliki permukaan kulit kusut.

Menyimpan Anggur:

Cara paling baik adalah langsung menyimpan anggur yang masih melekat pada batangnya ke dalam kulkas, tidak perlu Anda cuci terlebih dahulu. Masukkan dalam kantong plastik sebelum Anda masukkan ke dalam kulkas. Meletakkan anggur pada suhu ruangan akan mempercepat pengerutan pada kulit anggur.

Cuci Sebelum Dikonsumsi:

Anggur yang disimpan dalam kulkas akan tahan selama seminggu, tetapi waktu yang paling baik untuk mengonsumsinya adalah tiga hari setelah pembelian. Karena anggur biasanya disemprot insektisida, sebaiknya Anda cuci anggur dengan sabun khusus pencuci buah sebelum dikonsumsi.

Tips Membuat Orak-Arik Telur Lembut




Membuat orak-arik telur adalah proses memasak yang tampak mudah. Bahkan beberapa orang mengatakan "Membuat orak-arik telur sambil memejamkan mata juga bisa,". Nyatanya, hasil orak-arik telur buatan sendiri sering berbeda dengan hasil orak-arik buatan restoran. 

Mayoritas orak-arik yang kita masak memiliki permukaan yang kering dan rasa sedikit kenyal. Berbeda dengan orak arik buatan rumah makan yang memiliki permukaan yang halus, fluffy dan lembut saat dinikmati, seolah dapat lumer walaupun tidak dikunyah.

Rahasianya...

1. Pecahkan telur ke dalam mangkuk sedang, beri garam secukupnya dan merica bubuk. Kocok dengan garpu hingga berbusa.

2. Tuang telur ke dalam wajan antilengket yang telah diberi sedikit mentega. Gunakan api sedang. Aduk-aduk.

3. Saat telur sudah mulai berubah warna dan setengah matang, angkat telur dari wajan. Suhu yang masih tersisa pada telur akan membuat seluruh bagian telur orak-arik akan matang tanpa meninggalkan kesan kering dan kenyal di permukaannya.

Tambahan: Anda bisa menambahkan susu cair saat telur mulai berubah warna dan setengah matang. Angkat wajan lalu aduk-aduk hingga telur tercampur dengan susu.

Mudah bukan? Hasil orak-arik akan lembut. Selamat mencoba.

Agar Daun Pisang Tak Mudah Sobek




Kejadian seperti itu sering terjadi di dalam dapur. Daun pisang yang terlalu tua dan kaku seringkali menyulitkan proses membungkus makanan atau kue dengan daun pisang. Terkadang daun pisang sobek dan terbuang sayang sebelum digunakan. Padahal, daun pisang adalah pembungkus makanan alami yang banyak disuka untuk menyajikan hidangan berupa makanan atau kue tradisional.

Agar tidak ada lagi adonan kue yang tercecer karena daun pisang sobek atau membuang daun pisang, inilah tips yang bisa Anda coba untuk melunakkan daun pisang yang kaku.

1. Jemur daun pisang di bawah sinar matahari terik selama 3 hingga 5 menit. Jika daun pisang terlalu panjang, potong-potong daun pisang menjadi ukuran sedang, letakkan di atas tampah atau sampirkan pada tempat menjemur pakaian.

2. Periksa apakah daun pisang sudah cukup lentur dan bisa dilipat dengan mudah. Jika sudah, angkat.

3. Bersihkan permukaan daun pisang dengan kain kering yang bersih, dan daun pisang siap digunakan.

Mudah bukan? Selamat berkreasi dengan makanan atau kue yang memakai daun pisang sebagai pembungkusnya.

Tips Agar Keju Cheddar Tak Kering & Berjamur




Keju adalah salah satu bahan makanan yang banyak disuka oleh keluarga Indonesia, terutama keju cheddar. Keju cheddar dapat digunakan untuk banyak makanan, misalnya diparut untuk taburan roti tawar, donat, wafel dan lain sebagainya. Selain untuk topping, keju sering di olah dalam adonan kue, juga untuk campuran berbagai masakan, misalnya pasta bahkan nasi goreng.

Sebagai bahan makanan yang dapat disimpan dan digunakan pada lain waktu, ada beberapa perlakuan khusus untuk keju cheddar agar dia tidak kering dan berjamur. Jangan sampai Anda menghabiskan banyak uang atau membeli ulang keju cheddar karena salah menyimpannya.

Simpan keju cheddar dengan membungkusnya dengan kertas roti lalu simpan di dalam laci atau di dalam kulkas jika Anda akan menggunakannya dalam jangka waktu yang lebih lama.
Anda juga bisa menyimpan keju cheddar dengan tetap membungkusnya dengan aluminium foil seperti yang telah disertakan saat Anda membuka kardus pembungkusnya. Hanya saja, bagian terluar keju (yang bersentuhan langsung dengan udara) sering kering dan harus dipotong sebelum digunakan. Untuk menghindari hal itu, Anda bisa mengoleskan sedikit margarin atau mentega tipis pada bagian terluar keju, kemudian simpan seperti biasa.

Rahasia Pancake Mengembang dan Enak




Sebagai hidangan andalan menu sarapan, pancake biasanya disajikan begitu saja. Maka tak heran jika pancake yang disajikan oleh restoran terasa lebih menggoda selera dan memanjakan lidah. Anda bisa lho membuat pancake secantik dan selezat buatan restoran, ini rahasianya:

1. Ingin adonan dasar yang unik dan tetap lezat? Gunakan tepung yang berbeda. Jika biasanya Anda membuat pancake dari tepung terigu, Anda bisa menggunakan tepung lain sebagai campuran, misalnya tepung gandum, tepung maizena atau sereal jagung manis yang telah digiling hingga halus.

2. Sering mencium aroma lezat pada pancake buatan restoran? Rahasianya adalah bahan tambahan atau ekstrak tertentu. Anda bisa menambahkan vanili pada adonan pancake, ekstrak almond atau bubuk cokelat. Jika ingin yang lebih istimewa, tambahkan chocolate chips, kacang mete cincang, potongan kismis atau buah-buahan kering lainnya. Sedangkan untuk pancake gurih Anda bisa menambahkan daging cincang halus atau sosis yang dipotong tipis dan kecil dalam adonan.

3. Tampilan pancake akan lebih cantik, lezat dan segar dengan tambahan sirup buah, misalnya blueberry atau strawberry, bisa juga sirup cokelat, madu atau karamel sebagai topping. Anda bisa membuat sendiri sirup sederhana dengan perpaduan air matang, gula dan penambah rasa alami seperti vanili, peppermint atau kayu manis.

4. Anak-anak mudah bosan dengan penampilan cake yang selalu bundar. Untuk mengatasi kebosanan itu, masak pancake dengan wajan yang sama tetapi tuang dengan cara berbeda. Anda bisa membuat wajah Mickey Mouse loh.. dengan satu tuangan adonan besar berbentuk bulat dan dua tuangan kecil. Tetapi jika Anda kesulitan, masak pancake seperti biasa lalu potong menggunakan cetakan dengan bantuan pisau setelah pancake matang.

Tips Kentang Goreng Garing & Renyah




Kentang goreng atau sering disebut french fries adalah camilan yang disuka banyak orang. Saat Anda datang ke restoran cepat saji, Anda akan menikmati kentang yang renyah dan garing dengan rasa yang lezat, tetapi ketika mencoba memasak hidangan itu di rumah, kentang hanya renyah saat baru matang, saat sudah setengah dingin atau dingin, kentang goreng menjadi layu dan kehilangan semua sensasi renyahnya. Memang masih bisa dimakan, tapi tidak selezat jika ada kerenyahan di setiap gigitannya.

Membeli kentang khusus french fries bisa menjadi pilihan yang praktis, Anda tinggal menggorengnya dan mendapatkan kentang yang renyah. Tetapi.. kentang tersebut cenderung lebih mahal. Sebenarnya Anda bisa memakai kentang biasa untuk mendapatkan kentang goreng yang serenyah buatan restoran cepat saji. Catat tips dari kami!

  • Pilih kentang dengan kualitas baik, perhatikan permukaan kulitnya! Pilih kentang dengan permukaan yang mulus, tanpa warna hijau, bekas memar atau bekas busuk.
  • Setelah dipotong-potong sesuai selera, rendam kentang dengan air es selama minimal 30 menit, air rendaman tersebut bisa Anda campur dengan garam. Jika air sudah mulai tidak dingin, masukkan es batu.
  • Tiriskan kentang, lalu beri taburan tepung maizena, tipis saja.
  • Jika Anda ingin langsung menggoreng, goreng dalam minyak yang panas dan merendam semua bagian kentang.
  • Jika Anda ingin menggoreng kentang di lain waktu, masukkan kentang ke dalam plastik atau wadah, masukkan dalam freezer.

Selamat mencoba.

Tips Memilih dan Menyimpan Alpukat




Alpukat, buah yang terkadang dihindari karena kandungan lemaknya. Padahal lemak di dalam alpukat ini adalah lemak tak jenuh yang sebenarnya sehat untuk tubuh. Dengan catatan tidak berlebihan juga mengonsumsinya, agar kadarnya tetap terjaga.

Nah, alpukat ini sama halnya dengan minyak zaitun, yang dapat meningkatkan kadar HDL atau disebut juga si kolesterol baik. HDL mampu membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, sehingga dapat mengatur kadar trigliserida dan mencegah diabetes.

Selain itu, masih banyak manfaat alpukat lainnya, di antaranya: kandungan protein dan karotenoidnya yang juga baik untuk tubuh. Sementara, vitamin C dan E pada alpukat dapat membantu menjaga kelembaban kulit. Wah banyak juga kan manfaat buah alpukat. Sekarang, kami akan membantu Anda memilih dan menyimpan alpukat agar tetap fresh saat hendak dikonsumsi. Simak tips berikut ya.

Tips 1:
Alpukat yang masak pohon adalah yang kualitasnya paling baik, namun biasanya yang paling sering ditemui di toko maupun pasar adalah yang masih belum masak. Nah, kalau sudah begini yang harus Anda pilih adalah alpukat yang berat, warna kulitnya hijau gelap dan tidak ada cacat pada kulit buah.

Tips 2:
Agar alpukat cepat masak, tidak perlu dicuci setelah dibeli. Bungkus dengan menggunakan kertas koran dan jauhkan dari sinar matahari. Dalam 2-3 hari, alpukat akan matang, kulitnya lebih lembut dan empuk.

Tips 3:
Terkadang, alupkat berukuran besar itu tak habis dimakan sendiri. Alhasil setelah dibelah, bagian yang separuhnya harus disimpan. Tetapi warnanya akan berubah kehitaman dan rasanya jadi kurang fresh.

Mengatasi hal ini, Anda bisa memanfaatkan sari jeruk nipis. Peras jeruk nipis di atas daging alpukat, masukkan alpukat ke dalam plastik dan bungkus rapat. Dengan begini alpukat akan tetap segar setidaknya hingga 2 hari. Tips ini juga bisa digunakan untuk alpukat yang sudah dipotong-potong atau dijus, tambahkan saja sedikit sari jeruk nipis agar warnanya tidak berubah kehitaman.

8 Tips Seputar Mentega




Membeli mentega dalam jumlah besar, terkadang yang lain jadi tak terpakai. Tetapi membeli dalam jumlah kecil, seringkali bingung saat jumlahnya kurang dan hendak memakai dadakan. Bagaimana solusi dan tips tentang mentega ini? Yuk intip beberapa tips yang telah kami kumpulkan. 

Tips 1: 
Agar coating menjadi cantik dan menarik, tambahkan cold butter dalam adonan. Lelehkan kemudian aduk hingga benar-benar merata sebelum dioleskan pada cake. Hasilnya, saat adonan dingin maka lapisan coating lebih kokoh, cantik dan terlihat manis. 

Tips 2:
Untuk menghasilkan kue kering yang lembut dan enak, pastikan mengocok mentega dengan gula pasir terlebih dahulu sebelum mencampurkan bahan lainnya. Kocok hingga lembut dan mengembang. Bila rasanya kurang lembut, bisa dicek juga menggunakan jari. 

Tips 3: 
Jangan membeli sweet butter/unsalted butter dalam jumlah yang banyak karena ia tidak tahan lama dibandingkan dengan salted butter. 

Tips 4: 
Setelah dibekukan di dalam lemari es, pindahkan butter ke dalam suhu ruang setidaknya selama 5 jam sebelum digunakan agar hasil adonan tidak menggumpal. 

Tips 5: 
Agar butter tetap awet, simpan butter dalam plastik yang tertutup. Bila perlu gunakan foil-laminated paper. 

Tips 6:
Jangan menggunakan butter yang dingin dari kulkas untuk adonan kue, hasilnya tidak akan pernah baik. Lelehkan di suhu ruang, atau pada beberapa resep tertentu Anda bisa melelehkannya di atas api. 

Tips 7:
Jika Anda bermaksud menyimpan mentega dalam jangka waktu yang lama. Potong mentega menjadi beberapa bagian, kemudian simpan di dalam plastik yang kecil. Hal ini memudahkan pemakaian kembali serta membuat suhu mentega tetap terjaga. 

Tips 8:
Ingin melelehkan mentega, boleh saja. Asalkan tidak dilelehkan di atas temperatur tinggi. Sehingga lebih baik panaskan air di dalam panci, kemudian masukkan mentega ke dalam sebuah wadah alumunium, baru masukkan ke dalam panci air panas tersebut hingga mentega leleh.

Tips Agar Bawang Goreng Lebih Renyah




Orang Indonesia paling suka jika makanan yang disajikan diberi taburan bawang goreng. Makanan-makanan seperti bakso, nasi goreng, mie goreng, kari ayam, nasi uduk, semur dan masih banyak lagi makanan yang akan terasa kurang lezat jika tidak diberi taburan bawang goreng.

Anda suka membuat bawang goreng sendiri? Selain rasanya lebih lezat dan sehat, bawang goreng buatan sendiri bisa menghemat anggaran membeli bawang goreng instant. Tapi.. kok bawang goreng buatan saya sering layu dan tidak renyah? Coba tips ini!

  • Kupas bawang merah, iris tipis seperti biasa.
  • Sebelum digoreng, taburi irisan bawang merah dengan campuran tepung terigu dan tepung kanji dengan perbandingan 1:1
  • Goreng bawang merah dengan api sedang hingga kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan.
  • Tunggu hingga semua bawang goreng dingin pada suhu ruangan.
  • Masukkan bawang goreng yang telah dingin ke dalam toples bersih dan memiliki tutup rapat. Hal ini bertujuan agar kerenyahan bawang goreng tidak berkurang karena adanya udara luar yang masuk ke dalam toples.
  • Letakkan toples berisi bawang goreng di tempat bersuhu ruangan, jangan di tempat panas atau lembab. Hindari juga toples terkena sinar matahari langsung.

Mudah bukan? Bawang goreng Anda tetap renyah walaupun disimpan beberapa minggu di dalam toples. Selamat mencoba!

Membedakan Ayam Kampung dan Ayam Broiler




Sekalipun gizinya tinggi, namun kita tetap harus hati-hati dalam memilih dan membeli ayam. Apalagi kasus flu burung terkadang masih samar-samar terdengar dan terjadi di sekitar kita. Belum lagi ayam tiren (mati kemarin) yang dijual pedagang 'nakal'. Salah mengonsumsi ayam, dapat membawa dampak kurang baik pada kesehatan.

Baiknya membeli ayam harus memilih yang kulitnya masih tampak segar, lembut, pori kulitnya licin serta kakinya tidak memar.

Kalau soal ayam kampung atau ayam broiler, sebenarnya semua kembali pada selera masing-masing. Ada yang jauh lebih suka ayam kampung karena dagingnya lebih kesat dan lemaknya lebih sedikit, ada juga yang lebih suka ayam broiler karena cenderung lebih gemuk dan harganya juga terjangkau.

Beberapa orang juga lebih memilih ayam kampung karena kabarnya tidak terlalu banyak mengandung obat-obatan kimia atau 'resep' yang dicekokkan agar ayam cepat panen.

Nah, berikut kami berikan tips untuk membedakan mana ayam kampung dan mana ayam broiler.

Ciri-ciri ayam kampung

  • Bagian dada ayam kampung tampak lebih kurus, tulang dadanya menonjol dan kulit bagian dada agak keriput
  • Umumnya ayam kampung ini tubuhnya jenjang dan lebih panjang
  • Daging ayam kampung lebih liat dan alot. Sehingga memasaknya cenderung lebih lama
  • Warna daging ayam kampung cenderung lebih gelap
  • Kulit ayam kampung lebih kuat dan tidak mudah sobek

Ciri-ciri ayam broiler atau ayam negri

  • Ayam broiler atau disebut juga ayam negri cenderung lebih gemuk
  • Kulit ayam broiler lebih mengkilap dan banyak lemak di lapisan bawah kulit terutama di daerah sekitar ekor
  • Warna daging ayam broiler lebih cerah dan dagingnya lebih empuk serta kenyal saat dipegang
  • Kulit ayam broiler lebih mudah sobek
  • Apabila Anda tidak ingin langsung mengolah ayam menjadi menu masakan, lebih baik sebelum disimpan dicuci bersih dan ditiriskan terlebih dahulu. Simpan dalam wadah tertutup dan letakkan di freezer.

Tips Agar Wafel dan Pukis Lebih Lembut




Wafel dan pukis adalah jajanan yang lezat. Kedua kue tersebut memiliki tekstur dan cara pengolahan yang hampir sama. Cara mengolah yang salah membuat hasil kue menjadi keras. Agar wafel dan pukis lembut, inilah tipsnya.

  • Bahan Baku Berkualitas. Penggunaan tepung tidak boleh dalam keadaan lembab dan harus kering. Penggunaan baking powder atau baking soda juga harus dalam kualitas baik.
  • Gunakan Santan Asli. Akan lebih jika Anda memakai santan asli dibandingkan santan instan.
  • Tuang Sedikit-Sedikit. Saat Anda memasukkan tepung dalam adonan, lakukan sedikit demi sedikit agar adonan tidak menggumpal. Jika perlu, saring kembali adonan agar tidak ada gumpalan kecil.
  • Diamkan Adonan. Adonan wafel dan pukis sama-sama harus didiamkan terlebih dahulu sebelum dicetak. Tutup adonan dengan kain bersih selama minimal satu jam.
  • Beri Ampas Kelapa. Agar kue tidak lengket saat dicetak, olesi loyang dengan bekas parutan kelapa. Biarkan sebentar lalu angkat ampas kelapa.
  • Panaskan Cetakan. Panaskan cetakan dengan api sedang selama 10-15 menit. Untuk mengetes apakah cetakan sudah panas, beri sedikit adonan. Jika sudah mengeluarkan suara mendesis, berarti cetakan sudah siap dipakai.
  • Pakai Api Sedang. Agar adonan tidak cepat gosong atau tidak matang di bagian dalam, gunakan api sedang yang rata.
  • Tutup Cetakan. Agar kue lebih matang merata, tutup adonan. Hal ini juga akan mempercepat proses pematangan adonan di bagian atas.

Itu dia beberapa tips yang bisa Anda coba. Selamat membuat wafel dan pukis.

Fakta Tersembunyi Seputar Pasta




Anda suka mengolah pasta atau mengonsumsi pasta? Memang makanan Italia ini sering membuat lidah kita bergoyang karena rasanya yang delicioso. Namun tahukah Anda bahwa ada beberapa fakta di balik pasta yang sebaiknya Anda ketahui. Kali ini tidak perlu jauh-jauh mencari chef untuk mempelajari pasta favorit Anda. Karena kali ini akan saya bagikan fakta seputar pasta kepada Anda.

Pasta terbaik adalah pasta yang fresh dan bukan yang dikeringkan. Hal ini dikarenakan pasta yang fresh mengandung kuning telur dan sebaliknya bagi yang kering. Bila Anda sering mencari merk pasta tertentu, hal itu sebenarnya juga tidak terlalu berpengaruh. Karena Anda akan membumbui pasta tersebut dan rasanya akan bergantung pada bumbu masak yang Anda terapkan. So, lebih hemat waktu kan karena nggak harus bingung memilih brand pasta untuk dimasak.

Pasta mentah tidak memiliki rasa, jadi bila Anda ingin rasanya lebih mengena di lidah, rendamlah pasta Anda dengan air yang sudah dilarutkan garam di dalamnya. Hal ini akan memberikan cita rasa pada pasta Anda sehingga rasanya lebih nikmat dan gurih. Melumuri minyak ketika selesai memasak pasta sebenarnya tidak akan terlalu memberikan efek signifikan. Bumbu yang Anda masak rata-rata sudah mengandung margarin atau minyak dan sudah cukup membantu Anda membuat pasta tidak lengket. Daripada terlalu banyak minyak, lebih baik tidak menambahkan apa-apa pada pasta Anda. Baik untuk kesehatan juga, kan?

Selain itu, air sisa rebusan pasta ternyata bisa Anda manfaatkan untuk membuat bermacam-macam saus pasta. Salah satu jenis saus pasta yang bisa Anda buat adalah Pesto Sauce. Pasta yang tebal juga harus diimbangi dengan bumbunya. Anda bisa menggunakan saus pasta yang bertekstur atau sedikit tajam namun rasanya seimbang saat masuk ke mulut Anda. Sehingga tidak terlalu dominan rasa bumbu, namun pasta pun tak terlalu hambar.

Itulah beberapa tips agar masakan pasta Anda menjadi lebih nikmat dan menggugah selera. Keep your fresh ingredients agar pasta Anda pun lebih lezat. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Thursday, April 18, 2013

Tips Menyimpan Keju




Simpan saja keju Anda di dalam kulkas. Hmm... apakah si keju akan aman? Tentu saja keju Anda tetap aman selama Anda tahu cara penyimpanannya dengan tepat.

Berikut tips cara menyimpan keju di dalam kulkas agar tetap awet dan dapat digunakan kembali dalam keadaan masih fresh.

1. Bungkus keju dengan plastik dan pastikan keju tersebut tertutup rapat

2. Taruh saja di bagian penyimpan permen, dan jangan masukkan ke dalam freezer

3. Jangan langsung menggunakan keju yang masih beku dan baru saja dikeluarkan dari lemari es

4. Keluarkan dan diamkan keju dalam suhu ruangan (24 - 25 derajat celcius) setiap Anda ingin menggunakan keju tersebut selama kurang lebih 15 menit

5. Bungkus rapat kembali keju sisa dan simpan dalam lemari es

Tekstur keju akan tetap baik dan rasanya tidak akan berubah saat Anda akan memakainya lagi.

Tips Agar Garnish Tetap Segar




Anda sedang ingin memberikan kejutan makan malam terindah untuk si dia, lampu sedikit diredupkan, di ruangan hanya diterangi cahaya lilin dan alunan musik merdu, makananpun sudah Anda atur rapi di atas meja, dan si dia dengan tersipu malu mengakui kehebatan Anda. Tetapi, setelah Anda siap menyantap makanan, Anda mendapati garnish yang Anda atur di atas piring layu dan tak lagi segar. Oh sayang sekali!

Tak ada yang sempurna memang, mereka adalah sayur atau buah-buahan yang memiliki masa tertentu agar tetap segar, bahkan saat belum dipetik dari akar/ atau pohonnya. Begitulah pikir Anda.

Tetapi garnish tetap bisa dijaga kesegarannya dengan beberapa trik saat menyiapkannya. Dijamin garnish yang Anda sajikan akan tetap segar tanpa bahan pengawet dan menggoda untuk disantap.

Berikut caranya:

1. Cuci bersih bahan garnish dengan air bersih

2. Bentuk atau potong sesuai dengan yang Anda inginkan

3. Rendam garnish di dalam air dingin (masukkan es batu jika perlu agar dinginnya tahan lama), biarkan garnish direndam di dalam air es selama mungkin sampai Anda benar-benar siap menyajikan menu makanan Anda

Kenikmatan garnish segar akan selalu terasa hingga santapan menu yang terakhir.

Wednesday, April 17, 2013

Tips Menyimpan dan Memotong Tomat




Jika Anda berhasil menemukan dan membeli tomat yang manis dan segar, maka jangan rusak rasa asli manisnya dengan menyimpannya dalam lemari es.

Menyimpan tomat
Sebelum menyimpan tomat, maka tentukan apakah tomat itu sudah masak atau belum. Tomat masak bisa dilihat dari warnanya yang merah atau orange gelap, dan baunya yang tajam.

Untuk yang belum masak, simpan dalam kantong kertas cokelat dan biarkan dalam suhu kamar hingga tomat matang, biasanya hanya memakan waktu 1-2 hari saja.
Sedangkan untuk tomat masak, simpan dalam tempat sejuk. Tomat akan bertahan hingga 5 hari. 

Nah, untuk tomat yang sudah dipotong, maka sebaiknya disimpan dalam lemari es dan gunakan sesegera mungkin.

Memotong tomat
Tomat mungkin merupakan sayuran yang kelihatannya mudah untuk dipotong namun sayuran satu ini juga licin. Pisau tajam dan bergigi adalah kunci untuk memotong sayuran bervitamin C ini dengan mudah.

Sebelum dipotong, cuci bersih tomat lalu keringkan. Gunakan pisau kupas/ ujung pisau lancip untuk membuang mata dan bagian tengah tomat yang keras.

Letakkan tomat secara vertikal di atas talenan dan gunakan pisau tajam bergigi untuk memotong tomat. Mudah bukan?!

Tips Agar Mie Tidak Menggumpal



Apakah Anda pecinta menu variasi mie? Menu yang satu ini memang selalu menggoda, apalagi jika disajikan dengan irisan ayam, bermacam-macam sayuran, telur kocok dan taburan bawang goreng, hmmm sungguh membuyarkan rencana diet. 

Namun bagaimana jika mie yang disajikan menggumpal, tidak akan menarik lagi bukan? Ada trik khusus memasak mie agar ia tidak menggumpal saat disajikan. Bukan dengan mengolesinya minyak goreng, karena ada beberapa dari Anda yang kemungkinan tidak suka makanan yang terlalu berminyak. Dan trik ini dapat dipraktekkan untuk menyajikan mie kuah sekalipun.

Tips: Didihkan air terlebih dahulu, saat sudah mendidih masukkan mie dan biarkan hingga setengah matang. Matikan kompor dan saring mie dari air panas. Kemudian masukkan ke dalam semangkuk air dingin. Di situ mie akan terpisah dan tidak menggumpal, selanjutnya Anda dapat menyajikan dengan cara Anda. 

Mie dapat disajikan sebagai mie goreng atau mie rebus sesuai dengan selera. Pada proses memasak kedua, mie akan matang dan jauh lebih kenyal, cukup untuk mengundang selera makan karena mie sudah tidak menggumpal. Selamat menikmati mie special buatan Anda.

Tuesday, April 16, 2013

Tips Menyimpan Wortel Agar Tetap Segar




Yuk main tebakan, sayur apa yang bentuknya panjang, warnanya orange dan rasanya manis, si Kelinci pun suka manisnya, apa hayo? Hmmm ya semua tahu jawabannya adalah wortel. Kebanyakan anak kecil mungkin tidak menyukai rasanya, namun vitamin yang ada di dalam kandungan wortel sangat banyak. Terutama vitamin A yang baik untuk mata, dan vitamin C yang baik untuk menjaga sistem immune tubuh. 

Sebenarnya para ibu senang menyajikan wortel sebagai salah satu menu sayur pilihan, apalagi ia juga bisa disajikan sebagai jus yang lezat dan bergizi. Namun ternyata tak dapat bertahan lama, kebanyakan mereka akan kisut atau malah busuk. 

Mulai saat ini para ibu tak perlu khawatir, ada cara praktis membuat wortel tetap segar, sehingga dapat disajikan kapan saja.
  • Langkah pertama adalah cuci bersih wortel dari kotoran yang menempel, termasuk tanah yang biasa menyimpan kuman-kuman nakal. 
  • Kemudian potong ujung atas wortel di mana daun biasa tumbuh. 
  • Masukkan wortel ke dalam kantung plastik (tersedia kantung plastik yang biasa untuk menyimpan sayuran), kemudian ikat
  • Masukkan ke dalam lemari pendingin di bagian sayur, maka wortel akan tetap terjaga kesegarannya.

Tips Memeras Jeruk




Memeras jeruk, baik untuk dijus atau keperluan memasak memang gampang-gampang susah. Namun, tak dapat disangkal bahwa memeras buah bervitamin C satu ini memerlukan cara khusus agar air perasan jeruk yang dihasilkan banyak dan rasanya tidak pahit. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda.
  • Potong jeruk secara melintang (melawan alur juring), jangan membujur. Memotong secara melintang akan menghasilkan lebih banyak air perasan.
  • Potong menggunakan pisau tajam agar daging buah terpotong dengan baik sehingga memudahkan keluarnya air dari dalam buah.
  • Pilih jeruk yang tua, biasanya ditandai dengan warna kulit yang mengkilat, licin, berwarna tua dan terlihat padat. Jeruk muda tidak akan menghasilkan air perasan yang maksimal.
  • Selain itu, jangan memeras jeruk langsung dari bagian tengahnya, namun letakkan daging buah pada kerucut perasan dan peras dengan gerakan memutar atau melingkar. Hal ini agar rasa perasan jeruk tidak pahit (biasanya bagian tengah jeruk yang membuat air perasan terasa pahit).
Selamat Mencoba!

Tips Memilih Daging Segar




Satu lagi informasi yang mungkin dapat membantu Anda, para ibu-ibu muda yang belum berpengalaman dalam memilih jenis daging yang baik.

Sekilas Tentang Daging

Berikut ada beberapa jenis daging yang biasa digunakan oleh ibu-ibu untuk mengolah makanan.
  • Tenderloin, daging has dalam, biasanya untuk steak, cah, dan oseng-oseng.
  • Sirloin atau daging has luar, biasanya untuk beef steak, cah, oseng, atau sate.
  • Top side atau pentul, biasanya digunakan sebagai bahan pembuat rendang, rolade, maupun sup. 
  • In side biasanya untuk daging kelapa, beef steak.
  • Meanuteu biasanya diolah untuk steak dan cah.
  • Eyerool atau gandik yang umumnya dipakai untuk membuat gepuk dan rendang.
  • Shank atau kisi, biasanya untuk empal, rawon, dan semur.
Setelah mengetahui sekilas tentang jenis-jenis daging, maka tidak ada salahnya jika kita melirik tips untuk memilih daging yang baik dan berkualitas.

Pastikan bau khas daging sapi masih segar. Selain itu, daging juga harus kelihatan segar, tidak kusam. 

Jangan pilih daging yang berwarna kehijau-hijauan atau hitam. 

Selamat berburu!

Tips Menyimpan Coklat




Coklat adalah salah satu makanan yang sering disimpan orang dalam waktu lama. Coklat oleh-oleh dari Swiss misalnya, karena diberi oleh orang yang sangat berarti untuk Anda dan juga label dari luar negeri, jadi disimpan sampai berbulan-bulan sambil dimakan sedikit demi sedikit. Coklat masak untuk dekorasi kue juga sering disimpan dalam waktu lama sebagai persediaan.

Coklat memang relatif lebih tahan dari bahan lain, tapi tetap saja tidak terhindar dari bahaya jamur, perubahan warna, perubahan rasa dan pelelehan. Penyimpanan coklat tidak cukup hanya untuk membuatnya tetap bisa dikonsumsi, tetapi juga untuk menjaga warna dan penampakannya. Sebagai dekorasi kue tentu akan mengganggu jika warnanya tidak sama atau terdapat bintik-bintik putih di sana.

Menyimpannya mudah saja, Anda cukup menyimpannya di suhu 15 - 21 oC, kelembaban kurang dari 50%, tidak terkena sinar matahari langsung dan jauh dari bau yang tajam. Masalahnya adalah suhu ruang di Indonesia rata-rata 27 - 30 oC, sedangkan suhu kulkas umumnya 4 oC. Jadi di mana Anda harus menyimpannya? Jika ruang penyimpanan Anda menggunakan air conditioner (AC) maka Anda bisa menyesuaikan suhunya untuk menyimpan coklat. Jika Anda memutuskan untuk menyimpannya di kulkas, bungkus coklat dalam plastik dan masukkan ke dalam kontainer plastik yang kedap udara.

Kenaikan suhu di atas 21 oC akan menyebabkan lemak coklat keluar dan menyebabkan bintik-bintik putih yang sering terjadi pada coklat. Selain itu, yang perlu dihindari adalah sinar matahari langsung atau sinar yang kuat untuk coklat putih. Selain leleh, sinar ini membuat coklat menjadi tengik sehingga rasanya tidak enak dan sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Menyimpan coklat di freezer tanpa pembungkus yang rapat juga tidak disarankan, karena akan membuat coklat jadi kering dan keras sehingga berbeda saat meleleh di mulut.

Pilah-Pilih Si Kolang-Kaling




Kolang kaling si buah aren, siapa yang tidak mengenal bulatan kenyal berwarna putih bening ini? Kehadirannya sering muncul di berbagai macam es yang menyegarkan. Namun kehadirannya terasa istimewa di saat bulan Ramadhan, karena beragam es dan manisan yang dibuat dari kolang-kaling ini semakin mudah dan sering dijumpai sebagai takjil di masa puasa.

Tidak salah memang untuk memilih kolang-kaling sebagai hidangan saat puasa. Buah yang dalam bahasa Belanda disebut glibbertjes ini mengandung serat yang cukup tinggi yaitu hampir 1 %, dan tidak hanya karbohidrat saja, kolang-kaling juga mengandung protein yang tentunya baik untuk kecukupan gizi Anda. Kandungan airnya yang sangat tinggi sudah tentu membuat kolang-kaling terasa segar saat dikonsumsi. Kandungan seratnya akan membuat kita merasa kenyang lebih lama dan tidak makan secara berlebihan saat berbuka nanti. Namun semua keunggulan ini hanya bisa Anda dapatkan jika memilih kolang-kaling yang masih muda dan yang diolah dengan benar seperti berikut ini.

Kolang-kaling muda
Tentu Anda tidak ingin sebiji kolang-kaling membuat sakit gigi Anda, jadi pilihlah kolang-kaling yang berwarna bening dan bentuknya masih agak pipih karena ini menunjukkan kolang-kaling masih muda. Kolang-kaling yang berwarna putih buram, berbentuk bulat tebal berarti sudah tua dan keras saat dimakan walaupun sudah direbus sekian lama.

Air rendaman
Kolang-kaling selalu dijual dengan direndam air. Hati-hati dengan air rendaman ini, karena sering kali menggunakan air mentah dan tidak diganti selama berhari-hari. Jika airnya tidak diganti, kolang-kaling akan membentuk lendir dan bahkan seringkali terasa asam. Oleh karena itu usahakan membeli kolang-kaling yang airnya rajin diganti atau akan lebih aman jika kolang-kaling direndam dalam larutan gula pekat karena kemungkinan dihinggapi bakteri jahat semakin kecil.

Pewarna
Jika tidak yakin dengan keamanan pewarna yang digunakan, maka sebaiknya Anda memilih kolang-kaling yang tidak diberi pewarna yaitu yang berwarna putih gading transparan.

Rebus lagi
Untuk mematikan kuman-kuman yang mungkin ikut dalam kolang-kaling yang dibeli, dan untuk memastikan keempukan kolang-kaling, sebaiknya Anda merebusnya kembali setelah mencuci kolang-kaling dengan bersih. Tiriskan dan rendam lagi dalam larutan gula 60% jika Anda tidak langsung menggunakannya.

Tips Memilih Daging Iga (Rib Meat)




Iga bakar sedang menjadi kuliner yang diminati orang di mana-mana. Berbagai pilihan rasa dari cara memasak dan resep yang berbeda-beda ditawarkan oleh banyak gerai kuliner. Tentu Anda juga tertantang untuk menyediakan iga bakar yang tidak kalah lezatnya untuk keluarga. Bikinan sendiri pasti lebih memuaskan dan lebih ekonomis.

Selain racikan bumbu dan cara memasak, kualitas dan pilihan daging juga menentukan kelezatan iga bakar. Salah satunya yang penting adalah kandungan lemak dalam daging. Lemak membuat daging lebih berasa gurih, lembut dan terasa juicy. Namun ini juga tergantung selera masing-masing orang. Ada juga yang lebih suka daging rendah lemak, baik karena selera atau karena tuntutan kesehatan. Agar tidak salah pilih, Anda bisa mengujinya dengan test dari Eric Turner ini.

Letakkan jari Anda mendatar pada permukaan daging dan tekan dengan keras untuk menentukan kekerasan daging. Jika daging lebih mudah ditekan, yang berarti dia lebih empuk, berarti daging tersebut lebih tidak berlemak. Sedangkan daging yang sangat keras, yang tidak mudah ditekan memiliki lemak yang lebih besar dan lebih padat di bagian tengah dan bagian lain.

Daging yang berlemak atau tidak, tergantung pilihan Anda untuk lebih menyukai yang mana.

Mengenal Si Cuka Yang Banyak Akal




Sejak 10 ribu tahun silam, orang-orang kuno telah menemukan sebuah produk yang bisa mengubah kehidupan mereka. Cairan yang diakui banyak akal ini dimanfaatkan oleh orang Babilonia, Yunani kuno, dan Roma sebagai pengawet. Beberapa orang, termasuk orang China, percaya bahwa cairan tersebut merupakan tonik yang bisa memberikan kekuatan dan vitalitas. Sebuah legenda kuno mengatakan kaum Hannibal berhasil menjelajahi pegunungan Alpen karena para petualangnya berhasil menghancurkan batuan besar dengan cairan ajaib tersebut, sehingga jalanan yang ada jadi mudah dilalui. Cairan yang dimaksud adalah cuka.

Ada banyak macam cuka di muka bumi ini, semuanya dibikin melalui proses oksidasi alkohol yang diubah menjadi asam asetat. Namun dari semua jenis cuka, cuka putihlah yang paling banyak akalnya, selain itu ramah lingkungan pula. Apa saja sih 'akal-akalan' yang dimiliki cairan asam putih tersebut bagi dapur ibu? Kita simak bersama yuk!

  • Tambahkan beberapa sendok makan cuka ke dalam air saat merebus telur agar bagian putih telurnya bisa tetap dalam kondisi 'rapi'. Cuka dalam air rebusan telur juga bisa mencegah melubernya putih telur akibat retaknya cangkang. 
  • Rendam sayuran layu ke dalam air dingin dengan tambahan sedikit cuka agar sayur kembali segar. 
  • Setelah memotong bawang, Anda bisa menghilangkan bau bawang dari tangan dengan menggosoknya dengan sedikit cuka.
  • Saat memasak aneka sayuran mulai dari kubis. brokoli, hingga kembang kol, tambahkan sedikit cuka ke dalam air untuk menguatkan rasa dan mengurangi gas yang terbentuk. Cara ini juga berlaku saat memasak aneka kacang-kacangan. 
  • Saluran cuci piring bisa kembali bersih dan wangi dengan mencampurkan cuka dengan baking soda (perbandingan seimbang). Masukkan campuran tersebut ke dalam saluran dan diamkan beberapa menit, setelah itu baru siram saluran dengan air hangat. 
  • Uap yang terbentuk dari didihan air bercampur cuka juga bisa mengendurkan sifat lengket pada kue atau makanan, serta menghilangkan bau tak sedap pada bagian dalam microwave.
  • Untuk membasmi lalat buah, beri sedikit cuka pada beberapa buah yang telah dilumat, tutupi dengan plastik yang telah diberi beberapa lubang. Saat lalat masuk ke dalam plastik, maka ia akan terjebak dan tidak bisa keluar dari 'onggokan buah cuka' tersebut. 
  • Jika ada gelas-gelas yang tampak berembun setelah dicuci, maka bungkus gelas dengan kain yang telah direndam ke dalam cuka sebelumnya. Diamkan beberapa saat hingga embun tersebut hilang.
  • Cuka juga bisa untuk membersihkan lantai dapur (dan lantai mana saja), caranya tuang cuka dan diamkan sejenak, lalu gosok lantai bernoda dengan sikat gigi. 
  • Noda bekas air pada peralatan masak kayu bisa dihilangkan dengan menggosokkan campuran cuka dan minyak sayur (perbandingan sama) dengan butiran kasar.

Dari bacaan di atas, siapa yang bisa menyangka bahwa cairan macam cuka memiliki banyak manfaat yang lebih dari sekedar menciptakan rasa nikmat pada acar? Ayo ibu, kita beralih pada cuka untuk urusan dapur agar bumi ini semakin hijau.

Kembang Kol Tetap Putih Saat Dimasak




Kembang kol adalah salah satu jenis sayur yang mudah untuk mengolahnya. Jenis bahan makanan ini sering diolah sebagai sup bening, ditumis ataupun dipanggang dengan campuran keju.

Kadang setelah dimasak, kembang kol yang semula berwarna putih menjadi kusam dan tampak tidak menarik. Padahal ada cara mudah agar kembang kol Anda tetap berwarna putih bersih mulai dari sebelum diolah hingga disajikan di atas piring.

Beri Perasan Air Lemon

Untuk masakan yang ditumis atau cah, pada saat memasaknya, beri sedikit perasan lemon segar. Dengan begitu kembang kol Anda akan tetap putih dan bersih setelah matang.

Rebus Dengan Susu

Bila kembang kol diolah menjadi sup, dipanggang atau memerlukan waktu yang lebih lama daripada masakan tumis, maka Anda bisa memakai cara yang satu ini. Rebus terlebih dahulu kembang kol dalam panci berisi air yang diberi sedikit susu putih. Setelah itu angkat dan kembang kol siap dimasak menjadi menu yang lezat.

Selamat mencoba!

Tips Kurangi Pahitnya Bunga Pepaya




Entah mengapa, walaupun terkenal dengan rasa pahitnya, namun bagian daun dan juga bunga pepaya selalu menggoda untuk disantap. Perpaduan rasa pahit dan gurihnya malah terasa nikmat sehingga mampu membangkitkan selera makan. Tidak percaya? Coba resep Tumis Kembang Gantung, dan nikmati dengan nasi hangat. Pasti lidah Anda pun terpikat dengan rasanya.

Namun beberapa orang tetap merasa tidak nyaman dengan rasa pahit ini, sehingga butuh cara untuk menghilangkannya. Jika daun pepaya bisa dihilangkan rasa pahitnya dengan cara diremas-remas, untuk bunga pepaya Anda butuh cara khusus.

Rasa pahit ini bersumber pada getahnya, sehingga harus dihilangkan. Cara yang paling mudah adalah urapi bunga pepaya dengan garam hingga tercampur semua, biarkan sejenak. Kemudian bilas dengan air mengalir hingga bersih. Alternatif menghilangkan rasa pahit yang kedua adalah dengan merebus sejenak bunga pepaya di dalam air yang telah dibubuhi garam. Cara ini akan mengeluarkan getah penyebab rasa pahit, dan Anda bebas mengolah bunga pepaya menjadi berbagai masakan.

Tips Agar Cabai Selalu Segar




Musim hujan yang tidak mau pergi seringkali membuat para petani cabai menaikkan harga panen mereka. Hal tersebut tentunya membuat harga cabai di pasaran ikut melambung. Misalnya saja yang telah terjadi pada awal tahun ini, harga cabai melambung tidak terkendali, bahkan harga 1 kg cabai merah lebih mahal dibandingkan daging sapi.

Sama seperti rempah-rempah atau bawang merah dan bawang putih, cabai adalah bahan penambah cita rasa yang wajib ada di dapur masyarakat Indonesia. Terlebih lagi bagi Anda yang menyukai hidangan dengan sensasi pedas, maka cabai menjadi kebutuhan utama. Anda tentunya akan kesal jika cabai segar yang Anda beli cepat busuk.

Membuang cabai (apalagi pada saat harganya mahal) akan membuat Anda kesal. Untuk mengatasi cabai yang mudah busuk, maka ada cara untuk menjaga kesegaran cabai.

1. Selalu beli cabai yang masih segar dan masih memiliki batang yang juga segar dan masih melekat sempurna pada cabai. Hindari membeli cabai yang basah, karena terkena air dalam waktu lama akan membuat cabai lebih mudah busuk.

2. Setelah sampai di rumah, segera cuci cabai dengan air yang mengalir, lalu segera keringkan dengan kain kering. Angin-anginkan dalam udara terbuka hingga tidak ada air yang tersisa.

3. Selalu biasakan untuk tidak memotong batang cabai bila Anda hendak menyimpannya di dalam kulkas. Cabai yang tangkainya dipotong lebih cepat membusuk dibandingkan cabai yang disimpan dengan tangkai yang masih utuh.

4. Simpan cabai yang telah kering ke dalam kantong plastik bening, atau gunakan wadah plastik untuk hasil yang lebih baik. Kemudian masukkan ke dalam kulkas.

Sekarang, cabai Anda akan lebih tahan lama dan siap diolah menjadi berbagai hidangan lezat dan pedas. Selamat mencoba!