Sunday, June 16, 2013

Tips Mengolah Gurita




Gurita sering disamakan dengan cumi-cumi, padahal perbedaannya cukup mencolok. Dilihat sekilas, gurita seperti hanya memiliki kaki (tentakel) dan kepala. Sedangkan cumi-cumi nampak memiliki bagian tubuh yang lebih besar dibanding kepala dan tentakelnya. Saat ini gurita semakin mudah saja dijumpai di tempat pemasaran seafood, menggelitik penggemar masak-memasak untuk mencoba mengolahnya. Agar tidak bingung si gurita harus diapakan, berikut kami berikan tipsnya.

Bagian awal yang biasanya membuat bingung adalah bagaimana membersihkan gurita. Dengan bentuknya yang bulat utuh, gurita seakan tidak memiliki akses untuk dibersihkan. Ya, memang Anda harus memotongnya dulu. Balikkan gurita dan potong membentuk lubang di tengah-tengah tempat tentakelnya bertemu. Selanjutnya keluarkan kantung tinta dan organ-organ dalam gurita. Tidak perlu takut repot, karena organ dalam gurita ini bentuknya berkantong dan sudah terpisah-pisah sehingga mudah dibersihkan. Selanjutnya tinggal bilas gurita dengan air mengalir.

Jangan mengulitinya dulu karena tidak seperti cumi-cumi, lapisan luar gurita lebih mudah dibersihkan saat sudah matang. Jadi kini didihkan air dan masukkan gurita saat air sudah mendidih. Pastikan air merendam gurita seluruhnya, jika air berkurang tambahkan lagi air sampai menutupi gurita. Tambahkan bumbu-bumbu dalam air rebusan untuk membuat gurita lebih sedap.

Rebus gurita hingga lunak. Anda bisa mengujinya dengan menusuk bagian tebal tentakel menggunakan garpu. Daging gurita yang matang akan mudah ditusuk. Tidak seperti seafood lain yang semakin lama direbus akan semakin keras, gurita membutuhkan waktu sekitar 20 menit hingga 1 jam untuk membuatnya empuk. Merebus selama lima menit justru akan menghasilkan daging yang agak liat. Begitu matang, bilas gurita dengan air dingin yang mengalir. Kemudian Anda bisa mengelupas kulit luarnya dengan mudah. Setelah dikelupas, Anda bebas memasaknya sesuai resep gurita pilihan Anda.

No comments:

Post a Comment